Langsung ke konten utama

ini

sebagian bilang, ini adalah mimpi yang jadi kenyataan. ya, perhatikan saja lagu-lagu mellow itu. banyak juga yang bilang ini semacam tes sebelum memasuki kehidupan yang sebenarnya. dan ternyata banyak juga yang menjadi gila karena menguras banyak emosi, hahaha!

why don't we make it fun? saya percaya ini tidak akan lebih rumit daripada menyiapkan acara wisuda untuk senior-senior saya dulu. saya bisa menanganinya, bukan, kita bisa. karena kita tim yang hebat. :P

saya berdoa semoga ini akan benar-benar menyenangkan. karena ini adalah mimpi, momen yang setiap orang lewati, ini hanya akan menjadi bagian dari chapter hidup kita. ini bukan untuk saya dan kamu saja, ini juga untuk semua yang kita sayangi.

we've had our very first step, meski saya tidak bisa ingat persisnya kita mulai dari mana.. haha.. :P ayo, kita lanjutkan saja. we've got our time too, and we're still have plenty of time to go for it. dengan kamu berada disana, kita bisa melakukannya sedikit demi sedikit. siapa tahu tidak terasa kita sudah mengumpulkan banyak hal. :)

semua ini saya tulis dengan semangat yang saya punya selama ini, salah satu mimpi dalam hidup saya. semoga punyamu juga. semoga semua yang saya tulis tidak berlebihan, dan semoga nanti pada waktunya semua akan jadi menyenangkan. selain itu, yang paling penting, semoga kamu disana selalu sehat, bahagia, dan sukses mengejar cita-citamu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

It's been like 2 years?

I just finished skimming my post up to end 2012. Before getting married, and after marriage life up to last post before this. I didn't realized my post before marriage are mostly stories about a girl who tried so hard to get out of her miserable life with dark clouds inside her head facing her series of unfortunate events (I intended this blog to chute out those unnecessary garbage). After the wedding, honeymoon phase. Mmm, it was that fun, though. But, since I know this blog has other reader I tried to cover my bad stories. Wasn't like how I intended this blog to. After baby and few jobs, well, my life is actually getting better but still focus on my miserable life! (and list of hopes too) Last one, I wrote so many "haha" after a sentence that I think awkward, which now I find it annoying. Ha! (not haha)  I thought I was a positive person. But, it seems just to cover things up.  Even "let's giggle" this blog tagline is a survival, convincing my life...

catatan kaki

saya detik ini mungkin tahu perbedaan antara tersenyum dengan terpaksa atau bagaimana caranya tersenyum karena memang sedang gundah. tersenyum dengan terpaksa itu membohongi diri sendiri dan orang lain. saya pernah tersenyum supaya orang tidak mampu melihat kegundahan saya. saya memasang tameng, membentengi diri saya sendiri. tapi, ketika saya bisa tersenyum di kala gundah, mungkin saya telah menyerahkan segalanya. hal ini tidak mudah dijelaskan dengan kata-kata. tapi saya pernah mengalaminya dan saya mengerti itu semua sekarang. karena saya sudah menerima semua ini setidaksuka apapun saya dengan keadaan saya. karena saya tidak terlalu menggenggam suatu apapun terlalu kuat. satu yang paling penting, saya sudah menyerahkan semuanya, termasuk diri saya dan saya merasa cukup dengan semua itu. tersenyum yang paling enak itu bukan karena ada alasan yang spesifik. tapi, senyum itu jendela diri saya yang paling dalam, bukan masalah saya sedang bahagia, sedih atau biasa saja. saya juga belajar...